Prosedur Klaim Asuransi Mobil Korban Banjir

Tips
klaim asuransi mobil akibat banjir

Prosedur Klaim Asuransi Mobil Korban Banjir

Hujan yang sering mengguyur berbagai tempat di Indonesia pada awal tahun ini telah menyebabkan banyak lokasi mengalami banjir yang cukup parah. Selain rumah, mobilpun juga menjadi korban banjir hingga terendam. Sebagai pemilik mobil diarea beresiko banjir ada baiknya mengasuransikan mobil untuk memperkecil kerugian yang terjadi.

Mobil yang terendam banjir bisa saja mengajukan klaim atas kerugian yang dialami, dengan catatan asuransi yang digunakan sudah diperluas sehingga meng-cover resiko banjir atau bencana alam. Untuk itu sebelum kita membeli polis asuransi perlu kita pastikan dulu masalah ini.

Banyak diantara kita yang tidak mengetahui secara detail akan polis asuransi yang dimiliki, merasa sudah memiliki polis maka beranggapan semua masalah yang akan timbul dikemudian hari pasti tercover semua.

Jika kita membeli sebuah mobil baru, biasanya kita juga akan ditawarkan asuransi untuk mobil tersebut, disini kita perlu mengetahui isi dari asuransi tersebut. Apakah sudah diperluas untuk menutup kerugian akibat bencana alam atau banjir misalnya, atau belum.

Saat pengajuan perluasan, biasanya akan dikenai biaya tambahan. Pengajuan ini harus dilakukan sebelum kendaraan kita terkena bencana atau banjir. Jika dilakukan setelahnya maka klaim tidak berlaku.

Mengapa kita mengajukan perluasan? Karena asuransi komprehensif ataupun Total Loss Only (TLO) pada dasarnya tidak melindungi kendaraan yang kebanjiran secara langsung. Penyebab kerusakan kendaraan berupa banjir merupakan salah satu faktor yang tidak bisa diklaim asuransi, hal ini diatur dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia pada Bab II Pengecualian Pasal 3.3. Oleh karena itu kita perlu mengajukan perluasan.

Perlu diketahui juga, asuransi dengan perluasan bencana alam atau banjir, akan memiliki memiliki premi yang lebih tinggi.

Baca Juga: Perbaikan Mobil Terendam Banjir

Cara Klaim Asuransi Akibat Banjir.

Dibawah ini prosedur yang harus dilakukan sebagai pemegang polis asuransi dalam menjakukan klaim mobil yang telah terkena banjir:

  • Laporkan. Segera menghubungi pihak asuransi baik melalui call center atau langsung berkunjung ke kantor perwakilan asuransi yang terdekat. Informasikan dengan jelas apa saja yg telah terjadi, dimana dan kapan terjadinya.
  • Cek Polis. Tidak semua polis asuransi mengcover bencana banjir, pastikan asuransi anda mengcover bencana banjir atau ada perluasan jaminan
  • Foto. Ambil foto, hal ini memang tidak wajib tetapi akan membantu dalam proses pemeriksaan.
  • Dokumen. Siapkan semua dokumen yang terkait dengan mobil dan polis asuransi yang anda miliki seperti: Nomer polis, Surat kendaraan dan data diri.
  • Perhatian. Ada catatan, bahwa asuransi tidak bisa diklaim jika terjadi karena faktor ekternal ataupun kesengajaan seperti dengan sengaja digunakan untuk menerobos banjir.

Nah demikian prosedur klaim asuransi mobil korban banjir yang harus dilakukan jika mobil kita terendam banjir dan akan mengajukan klain asuransi.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply