15 Tips Perawatan Mobil Agar Tidak Rewel

Popular Post, Tips

Langkah mudah perawatan mobil yang bisa dilakukan dirumah.

Perawatan mobil merupakan hal yang sangat penting yang harus dilakukan oleh setiap pemilik mobil agar usia pakai sebuah mobil menjadi lebih panjang dan selalu tampak masih segar atau seperti baru saja keluar dari dealer. Penting untuk selalu mengingat kapan saja jadwal servis mobil, sehingga mobil yang kita miliki akan selalu berada dalam kondisi yang prima.

Melakukan pemeriksaan berkala secara mingguan akan membantu kita menghemat pengeluaran perawatan mobil. Dengan pengecekan mingguan kita akan segera mengetahui potensi masalah yang segera bisa diantisipasi sebelum menjadi lebih parah. Saat itulah kita bisa mulai mengganti suku cadang yang sudah lama atau mulai aus. Dengan demikian masalah yang lebih besar dapat segera diantisipati dan anda terhindarkan dari pengeluaran biaya yang lebih besar untuk perbaikan yang bisa saja sudah merambat ke bagian-bagian lain.

Tindakan pencegahan adalah cara terbaik untuk merawat mobil kita. Kita dapat melakukan sendiri sebagian besar pemeliharaan terjadwal secara berkala hanya dengan meluangkan sedikit waktu. Mengabaikan pemeliharaan pada akhirnya akan lebih merepotkan. Cara terbaik untuk menjaga mobil kita dan menjauhkan diri kita dari masalah mobil rewel dan bermasalah adalah dengan mengikutipanduan buku manual pemilik mobil, yang didalamnya terdapat jadwal pemeliharaan secara teratur.

Dibawah ini adalah 15 langkah perawatan mobil yang bisa kita lakukan untuk memperpanjang usia pakai mobil milik kita

1. Periksa Saringan Udara

Banyak masalah mobil pada awalnya disebabkan oleh saringan udara yang tersumbat atau tidak tertutup rapat. Fungsi utama dari filter udara untuk mencegah kotoran dan partikel memasuki mesin. Pada saat mesin hidup, mesin mobil membutuhkan udara untuk proses pembakaran, dan filter yang tersumbat dapat memengaruhi kerja mesin akibat dari proses pembakaran yang tidak sempurna.

Kita sebaiknya mengganti filter udara setiap 12 bulan atau setelah 12.000 kilometer, mana yang lebih cepat tercapai lebih dahulu. Tapi perlu juga diketahui jadwal ini bisa menjadi lebih singkat jika mobil kita banyak beroperasi di daerah yang sangat berdebu. Jangan abaikan perawatan ini karena dapat menyebabkan masalah pada mesin mobil kita.

Proses penggantian filter udara tidaklah sulit. Kita bisa melakukannya sendiri dan tidah harus membawanya ke bengkel. Dengan melakukan penggantian sendiri ada banyak waktu dan biaya bengkel yang bisa kita hemat.
Inilah adalah langkah-langkah penggantian filter udara yang bisa kita lakukan sendiri:

  • Pertama, cari lokasi filter udara mobil kita, biasanya terletak tepat dibawahi kap mobil. Sebagian besar disain filter udara berbentuk kotak persegi panjang hitam, yang mungkin terdapat klip logam yang berfungsi sebagai pengunci suapaya tetap tertutup rapat. Filter udara baru terlihat setelah kita membuka penutupnya. Kalau tidak kita temukan lokasi kotak filter udaranya, sebaiknya kita cek dahulu buku manual untuk mengetahui dimana posisi filter udara mobil kita.
  • Setelah kita temukan, buka penutup filter udara tersebut dan lihat bagaimana kondisi filter udara yang ada di dalamnya. Penting untuk kita mengingat posisi pemasangan filter udara tersebut, agar saat pemasangan kembali tidak terjadi kesalahan.
  • Jika filter udara yang ada masih dalam kondisi baik, maka kita dapat bersihkan debu atau kotoran yang menempel dengan menggunakan semprotan udara. Ini akan memperpanjang umur filter dan membuat mesin mobil bekerja lebih efisien. Setelah selesai, kembalikan filter ke posisi semula.Jika filter sudah sangat kotor atau bahkan rusak, maka tindakan yang bisa kita lakukan adalah mengganti filter udara tersebut. Ambil filter lama dan pasang yang baru dengan posisi yang sama. Filter harus bisa terpasang dengan sempurna, dan pastikan kita menggunakan filter yang tepat.
  • Kemudian tutup kembali kotak filter udara setelah selesai. Pastikan terpasang dengan tepat dan rapat. Nah proses perawatan filter udara telah selesai.

2. Periksa Oli, air dan tekanan udara ban secara berkala.

Tekanan udara pada ban merupakan hal yang sangat penting yang jangan sampai terabaikan Ban adalah komponen penting yang sangat berpengaruh ada keselamatan dan kenyamanan. Membiasan diri untuk memeriksa tekanan udara secara berkala akan banyak membantu kita dalam berhemat waktu dan biaya dikemudian hari.

Tekanan udara yang tepat, balancing roda dan rotasi pada roda akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara. Ban mobil kita akan memiliki usia pakai yang lebih panjang hanya dengan melakukan pengecekan tekanan dan penambahan udara hingga mencapai tekanan yang tepat.

Bersamaan dengan perawatan roda-roda kita juga sekaligus melakukan pengecekan pada oli mesin, oli transmisi dan air pendingin maupun pembersih kaca.

Yang perlu kita lakukan adalah membuka kap mesin mobil, periksa oli mesin dengan menggunakan tongkat oli. Cabut dan bersihkan terlebih dahulu, kemudian masukan kembali dan cabut, maka kita akan bisa membaca ketinggian oli berdasar garis indikator yang ada di tongkat tersebut. Pastikan masih berada dibatas garis yang ditentukan. Jangan lupa cek pula warna oli. Lakukan penggantian jika sudah masuk jadwal penggantian oli.
Lalukan juga pengecekan pada oli power steering, selang-selang, belt tali kipas dan sejenisnya. Pastikan dalam kondisi cukup atau tidak rusak.

Dengan melakukan pemeriksaan oli dan ban secara teratur maka akan menjaga kondisi mobil kita dalam kondisi baik dan selalu siap digunakan.

3. Pemeriksaan Aki Mobil


Mungkin kita pernah mengalami kejadian aki tiba-tiba tidak berfungsi dengan baik. Segala sesuatu sepintas tambak normal tetapi ketika kita menghidupkan mobil, starter tidak mau bekerja.

Untuk mengatasi hal seperti itu, pertama yang bisa kita lakukan adalah memeriksa aki mobil. Periksa kabel dan konektor yang terpasang di terminal aki. Cek apakah longgar atau ada endapan semacam mineral pada terminal aki. Bersihkan dengan sikat kawat atau amplas dan kencangkan jika longgar.

Dengan menggunakan multimeter, dalam kondisi mesin mati kita bisa melakukan pengecekan aki. Jika dalam kondisi penuh voltase seharusnya berada di kisaran 12.4 sampai 12.7 volts, sedangkan jika dalam kondisi mesin hidup harus berada di kisaran 13.7 sampai 14.7 volts.

Jika tegangan aki rendah, bisa jadi ada masalah pada alternator. Untuk mengetahuinya kita bisa melakukan pengetesan dengan cara menhidupkan mesin dan lampu utama mobil. Jika lampu meredup kemudian terang ketikan mesin distart dan dimatikan, maka kemungkinan kerusakan terjadi pada alternator mobil.

4. Penggantian Busi Mobil


Jika merasa mesin mobil kita loyo, boros dan tidak bertenaga, maka kemungkinan penyebabnya adalah busi. Jika tidak sering diperiksa, biasanya tanpa kita ketahui, kepala busi bisa saja sudah aus atau tertumpuk kerak sisa pembakaran yang menyebabkan pembakaran menjadi tidak efisien sehingga tenaga yang dihasilkan mesinpun tidak optimal. Biasanya busi memerlukan penggantian pada jarak 40ribu-50ribu kilometer atau periksa buku petunjuk untuk mengetahui jadwal penggantian busi.

5. Rotasi dan Balancing Roda

Ini cukup mudah untuk kita lakukan sendiri, dengan melakukan rotasi dan balancing pada roda kendaraan kita maka usia pakai roda atau ban akan menjadi lebih panjang. Biasakan melakukan rotasi setiap 10.000 kilometer. Setaip roda mengalami tingkat kerusakan yang berbeda-beda. Jadi dengan melakukan rotasi antara roda depan dan belakang akan meyeimbangkan tingak keausan yang terjadi. Pastikan juga melakukan proses spooring, jika tidak dilakukan akan berpengaruh pada pengendalian mobil. Pengendalian yang tidak baik sulit melakukan kontrol terhadap mobil dan sangat mungkin menimbulkan kecelakaan.

6. Perawatan Kaca Mobil dan Penggantian Karet Wiper.

Kaca yang kotor atau tidak bersih sangat mengganggu penghilatan kita terhadap kondisi jalan. Jika kita jarang membersihkan kaca pada akhirnya akan menimbulkan kerak, goresan dan jamur yang semakin menyulitkan padangan pengemudi. Sangat penting bagi pengemudi untuk memiliki padangan ke jalan yang jelas. Memasuki musim hujan lakukan pengecekan terhadap wiper, gerakan motornya dan kondisi karet. Jika diperlukan lakukan penggantian. Menggunakan karet wiper yang sudah tidak layak akan menyebabkan kaca baret pada kaca yang akhirnya mengharuskan kita untuk mengganti kaca mobil.

7. Lakukan Pemeriksaan Timing Belt

 

Timing belt merupakan komponen vital yang ada dimesin, jika sampai putus maka akan mengakibatkan kerusakan parah pada mesin hingga tidak dapat berfungsi dan harus turun mesin yang biayanya sangalah besar. Dalam pengecekan rutin, bengkel biasanya akan memberitahuna kepada kita kapan saatnya harus dilakukan penggantian. Biasanya dikisaran 100.000 kilometer, tapi bisa kita pastikan dulu dengan membaca buku manual pada kilometer berapa harus dilakukan penggantian.

8. Pastikan Sistem Pendinginan Bekerja Dengan Baik

Selang yang merupakan jalur aliran cairan pendingin mesin, bisa juga mengalami kerusakan karena tekan, panas ataupun usia. Seringkali menyebabkan terjadinya kebocoran.

Jika kita sedang melakukan servis mobil biasakan juga untuk melakukan pengecekan selang-selang ini. Jika kita lakukan pengecekan sendiri , perhatikan tabung reservoir radiator. Pastikan air yang ada masih berada di level yag seharusnya. Perhatikan apakah ada endapan atau sejenisnya, apakah ada perubahan warna cairan yang tidak wajar harus kita perhatikan. Adanya kebocoran pada selang pendinginan bisa berarti harus dilakukan pengencangan pada sambungan atau harus kita lakukan penggantian.

Agar mendapatkan pendinginan terbaik untuk mesin, kita harus perhatian ketesedian air pendingin. Pengecekan radiator dan selang-selangnya dapat meminimalkan terjadinya kebocoran yang akhirnya menyebabkan mesin over heat dan rusak para. Jadi pengecekan ini tidak bisa dilewatkan. Jika sampai harus menggantipun itu akan jauh lebih murah ketimbang memperbaiki mesin yang menjadi rusak parah.

9. Periksa Sistem Pengereman.

pengecekan rem mobil

Mungkin kita pernah membaca berita atau bahkan mengalami kecelakaan dimana mobil tidak bisa diberhentikan karena rem tidak berfungsi. Jika rem gagal melakukan fungsinya dengan baik bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh: rotor, kampas rem, minyak rem atau pedal rem yang tidak berfungsi dengan baik. Tapi yang sering terjadi disebabkan oleh kampas rem atau kebocoran minyak rem.. Pastikan untuk selalu melakukan pengecekan jika merasan ada yang aneh dengan sistem pengereman mobil kita. Jika kita melakukan pengecekan rem sendiri, yang pertama perlu kita cek adalah minyak rem dan kampas remnya. Biasanya kita harus melepas terlebih dahulu roda mobil untuk dapat memeriksa gangguan rem dengan lebih baik.

Pemeriksaan Minyak Rem

  • Langkah pertama sangat mudah, kita cukup cek ketinggian minyak rem di tabung rem dan perhatikan warna minyak rem yang ada.
  • Jika warna berubah menjadi lebih gelap dari warna aslinya, ini berarti saatnya dilakukan penggantian.
  • Jika minyak rem yang ada berkurang, isilah hingga mencapai level yang seharusnya, jika tabung rem sampai kosong, maka kemungkinan ada kebocoran yang terjadi. Jika ini terjadi maka kita harus perbiki terlebih dahulu dan lakukan pengurasan untuk mengganti minyak rem.

Pemeriksaan Kampas Rem.

  • Cara paling mudah untuk pengecekan ketebalan kampas rem adalah dengan membawanya ke bengkel servis 🙂
  • KIta kita sedang mengemudikan mobil, perhatikan ada atau tidak suara gesekan. Kebanyakan rem jika sudah tipis akan mengeluarkan suara gesekan besi pada ssat kita menginjak pedal.
  • Jika kita tidak yakin atau khawatir, segeralah lakukan pengecekan. Ingat keselamatan dijalan jauh lebih penting dari waktu atau apapun.

10. Sediakan pelindung atau penutup mobil.

Sepertinya hanya masalah kecil, tapi jika disepelekan akan mengakibatkan kerusakan cukup fatal pada mobil kita. Apalagi untuk negara kita yang sinar mataharinya ada sepanjang tahun. Lebih baik jika kita selalu parkir didalam tempat tertutup. Menjaga mobil dari siraman sinar matahari terus menerus dalam jangka waktu lama akan merusak cat dan interior mobil.

Cuci mocil secara berkala dan menggunakan pelindung atau perawatan cat juga cukup membantu. Menjaga penampilan mobil tetap bagus selama bertahun-tahun adalah tindakan yang bagus, karena berarti menjaga nilai kendaraan kita menjadi tetap tinggi.

11. Mengemudilah Dengan Baik.

Cara kita mengemudikan mobil sangat berpengaruh pada kondisi mobil yang kita miliki. Jika cara mengemudikan kita kasar (sering gas mendadak, rem medadak, menikung dengan cepat, melewati jalan jelek dengan kecepatan tinggi, muatan yang berlebihan dll) maka mobil kita akan cepat mengalami kerusakan. Dengan mengemudikan mobil cara halus dan hati-hati tidak hanya akan membuat mobil lebih awet, tetapi juga akan banyak menghemat konsumsi bahan bakar.

Jadi salah satu caranya adalah dengan mulai memperhatikan cara kita mengemudi. Terutama kebiasaan cara menginjak pedal gas dan rem selama ini. Kebiasaan gas dan rem mendadak haruslah kita rubah. Mengemudi dengan kecepatan dibawah batas akan menjauhkan kita dari memaksa rem bekerja keras yang akhirnya akan lebih aman bagi kita, lebih hemat perawatan dan hemat pula biaya bahan bakar.

12. Bersihkan Bagian Luar Mesin mobil.

Dari pengalaman kami, menjaga kebersihan mesin juga sama pentingnya dengan menjaga keversihan eksterior mobil kita. Kotoran kecil yang ada bukan tidak mungkin akan menjadi penyebab kerusakan fatal.

Ada banyak pilihan pembersih mesin yang bisa kita gunakan dengan fungsinya sendiri sendiri. perhatikan label peruntukannya pada saat kita membeli. Dengan mesin yang bersih, akan lebih mudah bagi kita untuk menemukan kebocoran, rembesan dan membuat koneksi kelistrikan menjadi lebih baik dan tidak ada gangguan. Selain itu mesin bersih juga bisa membawa kebanggan kita sebagai pemilik mobil tersebut.

13. Sediakan Tools Kit

Salah satu cara untuk menjaga kondisi mobil kita adalah dengan membawa peralatan atau tool kit. Jadi jika sampai terjadi suatu masalah kita sudah memiliki peralatan untuk mengatasinya. Jika kita menunda-nunda perbaikan bisa jadi akan menyebabkan kerusakan pada bagian lain dari mobil kita.

Entah kita harus memanggil mobil derek atau perbaiki sendiri ditempat, mengemudikan mobil dalam kondisi rusak tidaklah disarankan.

Peralatan dasar yang sebaiknya ada dikendaraan anda adalah: Tang, isolasi, silikon, cutter, obeng plus dan minus, senter dan pisau lipat. Membeli sepaket tool kit di toko onderdil atau asesoris mobil juga merupakan pilihan yang baik

14. Rawat Lampu Utama Mobil Anda

Dengan menjaga lampu utama mobil makan akan sangat membanyu kita jika harus mengemudi dimalam hari. Sangat berbahaya jika mengemudikan kendaran tanpa penerangan yang layak, baik bagi diri kita sendiri atapun bagi pengguna jalan lainnya. Cek bohlam lampu, lakukan penggantian jika perlu. Biasanya diperlukan waktu tidak lebih dari 15 menit untuk melakukan penggantian. Cek youtube untuk cara penggantian lampu model mobil anda. Pastikan pula lampu rem, lampu sign, dan lampu atret berfungsi dengan baik.

15. Perawatan interior

perawatan interior mobil

Dijaman sekarang, banyak orang yang harus berada lama didalam mobil karena tuntukan pekerjaan yang harus melakukan perjalanan lama, sehingga mobil sudah menjadi seperti rumah kedua. Entah apapun mobilnya, interior mobil cepat dengan mudah menjadi rusak jika tidak dirawat dengan baik. Ini dapat menyebabkan kenyamanan berkurang dalam mengendarai mobil.

Memiliki interior yang bersih dan terawat akan meningkatkan kenyamanan dalam berkendara. Kita akan merasa lebih nyaman dan bangga sebagai pemilik.

Cara terbaik untuk merawat interior kendaraan membersihkannya setiap kali selesai kita gunakan, buang semua kotoran dan lakukan secara teratur pembersihan menggunakan vacuum cleaner.

Kesimpulan

Melakukan perawatan mobil sendiri sesuai dengan spesifikasi mobil dapat menghemat anggaran perawatan mobil, menghemat waktu dan tidak risau lagi jika kita harus menggunakan mobil sewaktu-waktu.

Nah ternyata tidak terlalu sulit untuk melakukan perawatan mobil sendiri. Kita tentunya akan lebih bangga jika memliki mobil yang terawat, apik dan tidak pernah bermasalah

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply